Thursday, April 9, 2020

Bagian 5 - Status



“Heahh!” 

Ping!

Fiuh. Kelinci ketiga yang kubunuh hari ini. Dua hari sudah berlalu sejak pertarungan pertamaku dengan Kelinci Bertanduk. Lokasi dimana aku berada saat ini sepertinya dihuni banyak Kelinci Bertanduk. Buktinya aku udah membunuh belasan kelinci sampai saat ini. Awalnya aku sempet penasaran juga para kelinci ini makan apa di tempat ini, sampai akhirnya aku menemukan semak yang ditumbuhi buah-buahan semacam apel tapi dengan bentuk seperti ceri di wilayah ini. Beruntungnya lagi, buah-buahan ini hanya memakai satu slot ruang di Cipan, berbeda dengan kelinci bertanduk yang mengambil beberapa slot ketika sudah dikuliti.


Oh, iya. Tadi malam aku sempet iseng mencoba barangkali aku punya skill Appraisal atau lainnya. Hasilnya adalah..

Nama
Andre Mahipala
Ras
Manusia
Level
7
HP
135
MP
95
Elemen
Api I, Air I, Bumi II, Cahaya I
Skill
Ember, Water Ball, Earth Spear, Earth Wall, Flash, Clean Up, Storage I
Gelar
Penjelajah Dunia, Teman Penguasa Lautan

        Sepertinya Appraisal ga akan kasih data yang berupa angka seperti STR, VIT, AGI, atau semacamnya tapi lumayan lah, seengganya aku tau garis besar kemampuanku. Oke, untuk poin pertama sampai kelima aku paham. HP adalah indikator nyawa dan MP adalah indikator mana. Setelah itu ada elemen. Menurut Sheila, di dunia ini ada 8 elemen. Api, air, angin, bumi, cahaya, kegelapan, petir, dan es. Saat ini ada empat elemen yang aku kuasai dan masing-masing elemen akan kasih aku sebuah skill. Kurasa untuk ningkatin jumlah skill caranya dengan ningkatin elemen, biasanya dengan sering pakai skill di elemen itu. Itu pun entah kenapa aku dapet bonus di elemen Bumi dan elemen yang ga muncul ada petir, angin, es, dan kegelapan. 

      Aku udah coba semua skill yang tertulis di Status. Penjelasannya kurang lebih seperti ini : 

  • Ember adalah skill yang bisa mengeluarkan bola api di atas telapak tangan, bisa dipakai untuk menyalakan api unggun atau sebagai serangan.
  • Water Ball adalah skill yang dimana dari tanganku akan keluar bola air seukuran genggaman tangan, bisa digunakan untuk menyerang atau memadamkan api.
  • Earth Spear adalah skill dimana aku bisa mengeluarkan semacam tombak dari tanah dengan panjang satu meter lalu melemparnya ke target yang kumau.
  • Earth Wall adalah skill dimana aku bisa menaikkan tanah dengan tinggi dan panjang sampai 2 meter dalam radius 1 meter dari tubuhku.
  • Flash adalah skill dimana aku mengeluarkan sebuah bola cahaya seukuran genggaman tangan, kelebihan skill ini adalah bisa bertahan lama tapi tentunya menghabiskan mana.
  • Clean Up adalah skill yang digunakan untuk membersihkan diri, cukup efektif mengingat di situasi ini rasanya sulit untuk mandi.
  • Terakhir ada skill yang tidak kusangka aku memilikinya : skill legendaris Storage.
     Storage sendiri merupakan skill yang unik. Angka “I” di belakangnya menunjukkan kalau skill ini bisa berkembang di kemudian hari. Saat ini, skill Storage I memiliki kemampuan untuk menyimpan hanya satu item. Sangat buruk, apalagi kalau dibandingkan dengan Cipan yang kudapat dari Shella. Kelebihan dari skill ini adalah aku bisa mengambil barang di dalamnya tanpa harus membuka panel seperti halnya saat memakai Cipan. Berkat adanya skill ini, aku bisa menyembunyikan Cipan jika sewaktu-waktu aku bertemu manusia lain. Aku memutuskan memakai skill ini untuk menyimpan tas carrier beserta barang-barang yang sekiranya memang lazim ada di era ini.

     Hal terakhir dan menurutku paling menarik adalah Gelar. Aku bisa memahami gelar Penjelajah Dunia, tapi kok aku bisa mendapat gelar Teman Penguasa Lautan? Ngomong-ngomong, ini penjelasan gelar tersebut : 

  • Penjelajah Dunia : Ras Manusia yang didatangkan dari dunia lain melalui sebuah Ritual Pemanggilan, memiliki kemampuan di atas rata-rata, adaptif, aset terbesar manusia dalam melawan pasukan iblis.
  • Teman Penguasa Lautan : ras penghuni daratan yang berteman dengan salah satu anggota keluarga Kerajaan Laut.

      Oke, jadi Penjelajah Dunia adalah gelar yang diberikan pada orang-orang yang melintasi dunia lain. Artinya benar dugaanku kalau aku berada di Dunia Paralel di luar dunia asalku, dengan kata lain “Isekai”. “didatangkan dari dunia lain melalui sebuah Ritual Pemanggilan” artinya aku tidak serta merta ada di dunia ini. Ada seseorang yang memanggilku, tapi siapa? Apakah Shella karena dialah orang pertama yang kutemui? Gelar selanjutnya juga menguatkan asumsiku. Shella adalah satu-satunya orang yang pernah kutemui di dunia ini. Dengan aku mendapat gelar Teman Penguasa Lautan artinya dia termasuk anggota keluarga Kerajaan Laut, sebagaimana di kisah-kisah yang pernah kubaca kalau biasanya yang melakukan Ritual Pemaggilan adalah Putri dari sebuah kerajaan. 

     Ah, memikirkan itu tidak akan menyelesaikan apapun. Aku bahkan tidak tahu apa alasan aku dibawa ke tempat ini. Setidaknya aku sekarang tahu tentang siapa diriku di dunia ini. Sekarang tinggal menentukan apa yang akan kulakukan setelah ini. Pertama, aku harus mencari pemukiman penduduk seperti desa atau bahkan kota dan menentukan rencana selanjutnya setelah sampai.

Monday, November 25, 2019

Bagian 4 - vs Kelinci Bertanduk

Oke, jadi di depanku ada seekor kelinci raksasa yang tingginya satu meter kurang dan dia bertanduk. Kalo diperhatiin sih dia lumayan imut, tapi tanduk di kepalanya bikin ngeri. Payahnya lagi, aku ga punya senjata. Eh, bentar. Aku kan pegang golok. Golok termasuk senjata tradisional kan? Kira-kira golok ini mampu gak ya buat ngadepin itu kelinci? 

Oke, tarik nafas.. Fiuh.. 

Saturday, October 19, 2019

Bagian 3 - Awal Petualangan

Satu minggu berlalu sejak aku terdampar di tempat aneh ini. Saat ini aku sedang menerobos hutan dengan harapan bisa bertemu penduduk dan pemukiman. Syukur-syukur sih bisa ketemu kota. Oh, iya. Ada beberapa fakta tentang Shella yang aku ketahui sehari setelah pertemuan perdana kami. 

Pertama, dia adalah manusia jadi-jadian. Maksudku adalah, dia itu ras selain manusia, tepatnya mermaid tapi dia bisa berubah wujud menjadi manusia. Itulah alasan dia bisa membawaku dari laut ke daratan. 

Thursday, March 14, 2019

Bagian 2 - Sihir

Aku masih terheran-heran dengan apa yang baru saja aku lihat. Ketika aku bertanya padanya soal apakah sihir itu masih ada di dunia ini, dia malah bertanya balik. 


"Daripada itu, saya malah merasa aneh anda tidak tahu soal sihir"
"Hm? Hmm.... Mungkin karena aku berasal dari tempat di mana kami hidup tanpa sihir".
"Tunggu dulu. Maksud anda, ada tempat di mana penghuninya bisa bertahan hidup tanpa sihir? Menakjubkan. Dari mana anda berasal?" 

Wednesday, January 23, 2019

Bagian 1 - Terdampar

Zraash zraash

Urgh. Seluruh badanku terasa berat seperti orang yang baru saja jatuh pingsan. Kepalaku masih terasa berat tapi aku mencoba untuk bangkit. Entah kenapa aku merasa kalau aku tidak sendiri karena saat aku mencoba bangkit seperti ada seseorang yang membantuku. Setelah aku merasa kesadaranku mulai pulih, aku mencoba mengingat kembali apa yang baru saja terjadi. Hal terakhir yang kuingat adalah ketika aku sedang bersepeda lalu ada cahaya putih menghantamku, setelah itu aku kehilangan kesadaran.

Hmm. Apakah aku baru saja jadi korban tabrak lari? Aku coba mengamati seluruh tubuhku barangkali ada luka atau cacat fisik. Aku melihat dan meraba seluruh bagian tubuhku untuk memastikan apakah aku baik-baik saja. Saat aku memutar tubuhku, aku melihat ada seorang gadis di belakangku. Sepertinya dia yang membantu aku bangkit tadi. Dia duduk bersimpuh di belakangku, atau kalau dari posisinya, aku bisa membayangkan kalau kepalaku baru saja bersandar di paha gadis ini. Mungkin dia seorang artis atau cosplayer karena gadis ini memiliki rambut berwarna biru dan memakai kebaya yang dengan sekali pandang orang akan tahu kalau yang dia pakai adalah pakaian kelas atas. Dia benar-benar cantik seperti model. Apalagi saat aku melihatnya, dia balik menatapku sembari tersenyum. Ah, apakah ini surga? Jika iya, berarti aku sudah mati.

Monday, January 14, 2019

Prolog

Jadi mahasiswa tingkat akhir tuh ga enak. Skripsi, ketemu dosbing, revisi, cari referensi. Ah, kacau! Beda sama dulu pas masih maba unyu munyu yang bisa bebas mau ngapain aja. Masih banyak kuliah jadi ga bingung mau ngapain hari ini. Mau minta duit ke ortu juga masih enak, ga ada rasa bersalah. Padahal ya duitnya lebih banyak abis buat nge-gacha, daripada yang buat makan. Kalo ga buat nongkrong di kafe demi update manga atau novel favorit. Beda sama sekarang yang udah berstatus pejuang skripsi. Sekarang bisanya santai, tiduran di kamar sambil berharap ada keajaiban dan skripsiku selesai dengan sendirinya.

"Hmm.... Sepertinya aku butuh ganti suasana"
Suasana kamar yang cenderung bikin sumpek membuatku ingin ganti suasana. Enaknya ngapain ke mana ya? Tempat wisata dekat sini.. Hmm.. Sepedaan di kaki gunung kayanya asik nih. Gunung yang mana ya....

Monday, January 7, 2019

Intro



Selamat datang di Survival Web Novel...


Perkenalkan saya Krembis, penulis dari novel ini dan ngomong-ngomong ini novel pertama saya yang diberi judul "Survival".


Survival bercerita tentang perjalanan sesosok manusia di sebuah dunia fantasi dengan tujuan untuk bisa kembali ke dunia asalnya.


Saya mengharap adanya komen baik kritik, saran, dan pujian dari para viewer sekalian. Cerita ini saya usahakan update paling lambat satu minggu setelah chapter terakhir.


Terima kasih sudah mampir dan semoga cerita ini bisa menghibur kalian. Selamat membaca..